CIMAHI – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menghadiri Rapat Koordinasi Pencegahan Korupsi dan Optimalisasi Pemanfaatan Lahan, Tanah, serta Tata Ruang untuk Mendorong Perekonomian Wilayah Jawa Barat.
Rapat koordinasi tersebut dihadiri kepala daerah se-Jawa Barat. Pertemuan ini menjadi bagian dari penguatan komitmen bersama untuk menghadirkan pengelolaan pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
Dalam agenda itu, Tri Adhianto bersama 26 kepala daerah lainnya membubuhkan tanda tangan pada komitmen bersama antara Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), serta pemerintah kabupaten dan kota se-Jawa Barat.
Penandatanganan disaksikan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Kesepakatan tersebut diarahkan untuk memperkuat pencegahan korupsi melalui perbaikan tata kelola pertanahan dan tata ruang.
Pembaruan serta validasi data menjadi salah satu fokus utama. Data pertanahan yang akurat, transparan, dan terintegrasi dinilai penting untuk memberikan kepastian hukum dalam pemanfaatan lahan sekaligus memperkecil peluang terjadinya penyimpangan.
Pemerintah daerah juga berkomitmen menjalankan sembilan program kerja prioritas. Program tersebut akan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan setiap wilayah agar pelaksanaannya lebih efektif.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan bahwa pencegahan korupsi perlu dimulai dari sistem pemerintahan yang terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Pencegahan korupsi harus dimulai dari tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Penataan administrasi pertanahan serta tata ruang yang baik akan memberikan kepastian hukum, meminimalisasi potensi penyimpangan, sekaligus menciptakan iklim investasi yang sehat bagi pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Dedi.
Sementara itu, Tri Adhianto menyatakan Pemkot Bekasi siap memperkuat keterbukaan data dan pengawasan. Ia menilai kolaborasi pemerintah daerah, ATR/BPN, dan KPK menjadi fondasi penting untuk menghadirkan pembangunan yang tertib, berkelanjutan, dan bermanfaat bagi masyarakat.