KOTA BEKASI - Pembenahan kawasan Pasar Baru Bekasi dilakukan secara menyeluruh, mulai dari perbaikan Jalan Muhammad Yamin, penyelesaian drainase hingga penataan aktivitas pedagang kaki lima.
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto meninjau kawasan tersebut pada Selasa (15/9/2026) untuk melihat perkembangan pekerjaan sekaligus memastikan fungsi ruang publik dapat kembali berjalan sebagaimana mestinya.
Jalan Muhammad Yamin yang membentang dari pintu masuk Pasar Baru hingga kawasan perlintasan kereta api kini telah diaspal dan kembali dibuka untuk kendaraan bermotor.
Langkah tersebut menjadi bagian dari penataan kawasan yang sebelumnya dipadati aktivitas perdagangan hingga menggunakan sisi dan badan jalan.
Selain jalan, Pemkot Bekasi juga masih menyelesaikan saluran drainase di sepanjang ruas tersebut. Infrastruktur tersebut dibenahi untuk memperbaiki pengelolaan air dan mengurangi risiko genangan di sekitar kawasan pasar.
Dalam pemantauan di lapangan, Tri masih menjumpai sejumlah pedagang berjualan di lokasi yang seharusnya tidak digunakan untuk aktivitas perdagangan.
Ia meminta pedagang diarahkan ke area yang telah disiapkan oleh pemerintah dan pengelola Pasar Baru, yakni area outdoor di lantai dua atau rooftop.
“Sekarang sudah rapi, jalannya sudah dibangun dan kembali diaktifkan untuk kendaraan,” ujar Tri.
Tri menegaskan, pemerintah tetap memberi ruang bagi kegiatan ekonomi masyarakat. Namun, aktivitas perdagangan harus dijalankan tanpa mengganggu akses lalu lintas dan hak pengguna jalan.
Perangkat daerah terkait bersama pengelola pasar diminta terus melakukan sosialisasi kepada pedagang terkait ketentuan baru tersebut.
Jika masih ditemukan PKL yang menggunakan badan atau sisi jalan setelah sosialisasi dilakukan, Satpol PP Kota Bekasi akan melakukan penertiban.
Adapun pemilik dan penyewa toko tetap dapat menjalankan kegiatan usahanya selama tidak menempatkan barang dagangan melewati batas area toko.
Melalui penataan tersebut, Pemkot Bekasi menargetkan Pasar Baru menjadi kawasan perdagangan yang lebih tertib, memiliki akses lalu lintas yang lancar, serta tetap mampu menopang kegiatan ekonomi warga.