KOTA BEKASI – Pembelajaran akademik dan pengembangan keterampilan menjadi bagian dari kegiatan pendidikan yang diperkenalkan Sekolah Rakyat Kota Bekasi dalam open house. Menteri Sosial Saifullah Yusuf dan Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono hadir untuk melihat langsung aktivitas serta hasil karya siswa.
Kegiatan tersebut memberikan gambaran tentang program pembelajaran dan fasilitas yang mendukung pendidikan di sekolah. Para tamu juga memperoleh kesempatan mengenal berbagai kegiatan siswa melalui penampilan dan pengenalan karya yang disiapkan dalam rangkaian acara.
Sejumlah penampilan siswa menyambut kedatangan Menteri Sosial bersama rombongan. Setelah itu, kunjungan diisi dengan peninjauan hasil karya siswa jenjang SMA yang mencakup beberapa bentuk kreativitas dan keterampilan.
Karya yang ditampilkan antara lain lukisan Menteri Sosial dan Presiden Republik Indonesia dengan bahan daur ulang. Selain itu, terdapat perahu elektrik serbaguna, kerajinan tangan, dan telur asin hasil olahan siswa.
Berbagai karya tersebut menjadi contoh aktivitas yang diperkenalkan sekolah di luar pembelajaran akademik. Melalui hasil karya, para siswa memperlihatkan kemampuan mereka dalam mengolah bahan dan menghasilkan produk selama mengikuti kegiatan pendidikan.
Saifullah Yusuf menyampaikan apresiasi atas kreativitas dan keterampilan siswa. Ia berharap kemampuan tersebut terus dikembangkan sehingga dapat menjadi bekal untuk berkarya dan membangun kemandirian pada masa mendatang.
Menurut Menteri Sosial, Sekolah Rakyat juga berfungsi sebagai wadah pembentukan karakter. Pendidikan dan pembinaan di sekolah diharapkan membantu anak-anak yang menghadapi keterbatasan untuk kembali memiliki semangat dalam menjalani kehidupan.
Ia menekankan perlunya membangun kepercayaan diri siswa agar mereka berani menatap masa depan. Pengembangan potensi perlu disertai keberanian untuk mewujudkan cita-cita melalui proses belajar dan pembinaan yang mereka jalani.
“Melalui proses pendidikan dan pembinaan karakter, para siswa diharapkan mampu membangun kepercayaan diri, mengembangkan potensi, serta memiliki keberanian untuk mewujudkan cita-cita mereka,” ujar Saifullah Yusuf.
Kegiatan turut dihadiri Kepala Dinas Sosial Kota Bekasi, unsur Inspektorat Kota Bekasi, dan Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Bekasi. Unsur kepolisian yang hadir meliputi Wakapolres, Kasat Binmas, serta Kapolsek Rawalumbu.
Open house juga diikuti sekitar 182 Sekolah Rakyat se-Indonesia melalui Zoom. Dengan rangkaian pengenalan program, fasilitas, dan karya siswa, kegiatan ini memperlihatkan bagaimana pengembangan keterampilan, kreativitas, karakter, dan kemandirian menjadi bagian dari pendidikan di Sekolah Rakyat Kota Bekasi.