Dari Saluran Air Menuju Ruang Wisata, Kalimalang Disiapkan Jadi Arena Dayung

KOTA BEKASI — Fungsi kawasan Kalimalang direncanakan berkembang dari infrastruktur pengairan menjadi ruang olahraga dan wisata air. Gagasan tersebut akan diawali melalui penyelenggaraan lomba dayung Piala Gubernur Jawa Barat di Kota Bekasi. Rencana itu disampaikan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi ketika mengikuti rapat koordinasi persiapan Porprov XV Jawa Barat 2026. Lomba dayung akan memanfaatkan momentum penyelenggaraan Porprov, meskipun tidak termasuk dalam rangkaian pertandingan resmi. Kegiatan tersebut dirancang sebagai olahraga rakyat yang terbuka bagi masyarakat. Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga merencanakannya sebagai agenda tahunan sehingga aktivitas di Kalimalang dapat berlangsung secara berkelanjutan. Menurut Dedi, potensi Kalimalang tidak semestinya terbatas pada fungsi saluran air. Dengan penataan dan kegiatan yang tepat, kawasan itu dapat menjadi ruang publik serta destinasi wisata air yang memberikan pengalaman baru bagi warga. Piala Gubernur diharapkan menjadi sarana promosi untuk memperkenalkan Kalimalang secara lebih luas. Penyelenggaraan lomba dayung juga dapat membangun identitas kawasan sebagai salah satu pusat aktivitas olahraga air di Kota Bekasi. Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyatakan dukungannya terhadap rencana tersebut. Pemerintah kota, menurut dia, memang mempunyai mimpi untuk menghadirkan destinasi wisata air. “Kita memang punya mimpi untuk memiliki destinasi wisata air di Kota Bekasi. Kalimalang ini memiliki potensi besar untuk kita kembangkan menjadi salah satu objek wisata tambahan di Kota Bekasi,” kata Tri. Transformasi Kalimalang memerlukan sinergi pemerintah provinsi dan pemerintah kota, termasuk dalam penataan lingkungan serta penyediaan ruang yang aman dan nyaman bagi masyarakat. Selain memperluas pilihan rekreasi, pengembangan kawasan itu diharapkan menghasilkan dampak ekonomi. Aktivitas olahraga dan kunjungan masyarakat dapat membuka peluang bagi UMKM, usaha kuliner, serta jasa pendukung lainnya. Melalui kegiatan rutin, Kalimalang berpotensi tumbuh sebagai ruang publik yang memadukan fungsi olahraga, wisata, interaksi sosial, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.