KOTA BEKASI – Menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bekasi Wiwiek Hargono mengingatkan pentingnya menjaga persatuan sebagai bentuk rasa syukur atas kemerdekaan.
Wiwiek menyampaikan bahwa kemerdekaan yang dinikmati masyarakat saat ini merupakan hasil perjuangan panjang para pahlawan. Karena itu, peringatan HUT RI perlu dimaknai sebagai kesempatan untuk merawat nilai kebangsaan dan mempererat hubungan antarsesama warga.
“Rayakan anugerah kemerdekaan dari Tuhan dengan sukacita, dan bentuk rasa syukurnya adalah dengan menjaga serta merawat persatuan dan kesatuan bangsa untuk meraih Indonesia Emas 2045,” kata Wiwiek.
Menurutnya, perayaan kemerdekaan dapat menjadi sarana untuk membangkitkan kembali semangat gotong royong. Kegiatan yang diselenggarakan di lingkungan masyarakat juga diharapkan mampu membuka ruang perjumpaan dan memperkuat rasa persaudaraan.
Keberagaman yang dimiliki Indonesia merupakan kekuatan besar apabila disertai sikap saling menghormati. Persatuan dibutuhkan agar seluruh elemen masyarakat dapat bergerak bersama menghadapi tantangan pembangunan dan mewujudkan cita-cita bangsa.
Dalam kapasitasnya sebagai Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Bekasi, Wiwiek turut mendorong tumbuhnya kreativitas dan kemandirian masyarakat. Pemberdayaan pelaku kerajinan dan produk lokal menjadi salah satu upaya menggerakkan perekonomian warga.
Komitmen membangun kebersamaan juga dijalankan melalui tugasnya sebagai Ketua Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Bekasi periode 2026–2031. Olahraga rekreasi dipandang dapat membentuk masyarakat yang sehat sekaligus mempererat hubungan sosial.
Istri Wali Kota Bekasi Tri Adhianto itu berharap semangat kemerdekaan tidak berhenti setelah rangkaian perayaan berakhir. Nilai perjuangan perlu terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari melalui kepedulian, kerja sama, dan kontribusi sesuai bidang masing-masing.
Dengan semangat tersebut, masyarakat Kota Bekasi diharapkan dapat mengambil bagian dalam perjalanan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.